Minggu, 02 Juni 2013

Silaturahmi Budaya : Siswa-Guru MI Maarif NU Belajar Tarian Papua


Oleh : Azzah Nilawaty
Foto: Azzah

Irama alat musik jimbe rampak terdengar dari pelataran Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Maulana Maghribi Watu, Bantul Senin siang lalu (20/5). Ada kegiatan yang tak biasa di sekolah itu. Dua belas orang yang terhimpun dalam Barisan Mahasiswa Kaimana (BAMANA), Papua Barat di DIY kompak memainkan musik serta tarian adat mereka. Terlihat malu-malu tetapi sangat bersemangat, para murid diikuti guru larut dalam Tari Yosfan. Tari Yosfan mengekspresikan kebersamaan dan kekeluargaan yang sudah diajarkan sedari tingkat sekolah dasar di Kaimana, Papua Barat.

Kegiatan silaturahmi budaya ini diselenggarakan sehubungan dengan diadakannya program Pendidikan Menghidupkan Nilai (Living Values Education/LVE) Yayasan Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKIS) bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU DIY. Tujuan program ini adalah untuk menanamkan kepada para pendidik dan siswa terkait dengan nilai-nilai toleransi, saling menghargai, kerjasama, tanggung jawab, dan kedamaian. Di Yogyakarta, program ini telah diselenggarakan di beberapa pesantren, madrasah, sekolah, dan perguruan tinggi. Selain MI Maulana Maghribi Bantul, silaturahmi budaya sudah diadakan juga di MI Ma’arif Patalan, MI Ma’arif Candran, dan MI Ma’arif Karangnongko Sleman pada 16, 17, 18 dan 20 Mei 2013. Respon para siswa dan guru begitu antusias dan senang dapat  berinteraksi dan mendapatkan pengalaman langsung belajar seni tari dan nyanyian khas Papua Barat. Dalam acara ini diselingi juga sesi dialog antara para siswa dan guru dengan kawan-kawan BAMANA. Mereka belajar untuk dapat memahami budaya yang berbeda dengan budaya Jawa yang selama ini hanya dapat dilihat lewat layar kaca atau buku bahan ajar. Harapannya setelah diadakannya silaturahmi budaya yakni dapat memberikan kesan dan memahami pentingnya menghargai budaya orang lain serta toleran terhadap perbedaan di lingkungan sekitar kita. Seperti lirik dalam lagu bait terakhir tarian Yosfan :
 
 “...Berpisah dalam pandangan, bertemu dalam doa...”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar